Sebagai langkah mitigasi mandiri, masyarakat diimbau untuk:
Memastikan kondisi bangunan tempat tinggal atau kantor dalam keadaan aman dan kokoh.
Menyiapkan tas darurat berisi kebutuhan vital (air minum, obat-obatan, lampu senter).
Menghindari area tepi pantai meski potensi tsunami telah dinyatakan nihil.
Memantau pembaruan informasi gempa melalui aplikasi resmi BMKG atau kanal media sosial terpercaya.
Secara historis, daerah Jawa Barat termasuk zona rawan gempa karena keberadaan sesar besar di bawahnya.
Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan komunitas lokal sangat penting untuk meminimalisir risiko.[dit]
