Skema ini juga meliputi klaim cepat bagi keluarga korban, serta audit berkala untuk kualitas bahan baku dan distribusi MBG.
Sebelumnya, evaluasi program MBG dilakukan usai beberapa kasus keracunan dan kebocoran dana dilaporkan.
Mendagri Zulkifli Hasan menegaskan perlunya perbaikan tata kelola. Dengan asuransi, diharapkan proteksi tambahan ini memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendukung visi Presiden Prabowo Subianto meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Implementasi skema asuransi diharapkan rampung kuartal ketiga 2025. Jika berhasil, model ini bisa direplikasi untuk program sosial lain.
Dengan sinergi OJK, AAJI, AAUI, dan pemerintah, program MBG tidak hanya memberi makan bergizi, tetapi juga jaminan keamanan bagi masyarakat penerima.[dit]











