Harga Minyak Terjun Usai Isyarat Gencatan Senjata Iran–Israel

Rencana pembukaan kembali Selat Hormuz dari blokade de facto Iran menjadi angin segar yang mendorong penurunan harga minyak mentah dunia/(Ilustrasi/@pixabay)

Analis Commodity Context Rory Johnston menilai aksi beli spekulatif memicu jenuh beli, sehingga pasar rentan likuidasi tajam saat muncul sentimen positif seperti isyarat gencatan senjata.

Penurunan harga ini memulihkan sentimen risk-on di sektor energi, meski volatilitas tetap tinggi menunggu perkembangan konflik.

Ke depan, pelaku pasar akan mencermati realisasi gencatan senjata dan respons militer Israel.

Jika kesepakatan berlanjut, harga minyak kemungkinan konsolidasi di rentang US$ 70–75 per barel. Namun, risiko eskalasi masih membayangi hingga kesepakatan damai tuntas tercapai.[dit]

Exit mobile version