Beberapa tersangka telah mengembalikan Rp 5,4 miliar ke kas negara dan dikenai pencegahan keluar negeri sejak 4 Juni 2025.
Pemeriksaan Luqman penting untuk mengungkap pola komunikasi internal kementerian dan aliran gratifikasi.
Jika terbukti, kedalaman penyidikan bisa menjangkau level politik dan menjerat lebih banyak pihak. Publik menanti perkembangan kasus pemerasan TKA ini sebagai cerminan sikap tegas KPK terhadap korupsi birokrasi.[dit]











