Rupiah Tertekan, IHSG Justru Menjajal Zona Hijau

/(ilustrasi/@pixabay)

Sepanjang hari, IHSG bergerak di rentang 6.844 hingga 6.900, menandakan adanya selisih pandangan pelaku pasar antara sentimen global dan fundamental domestik.

Pandangan analis menyoroti peran faktor eksternal—khususnya kekuatan dolar AS—yang masih dominan, namun di sisi lain, sentimen positif kinerja korporasi dan data ekonomi dalam negeri menjadi penopang.

Ke depan, pergerakan rupiah dan IHSG bisa berfluktuasi tinggi, tergantung rilis data inflasi AS, keputusan The Fed, serta perkembangan domestik seperti kebijakan fiskal dan neraca perdagangan.[dit]