Efek Program MBG: Dongkrak Penjualan Ayam dan Telur, Tapi Peternak Kecil Masih Menjerit?

Triliunan Rupiah Lenyap? Skandal 'Ayam Mengecil' di Program Makan Bergizi Gratis Terkuak!/(Foto: Ilustrasi)

FAKTANASIONAL.NET – Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai memperlihatkan geliat nyata terhadap roda ekonomi di sektor pangan.

Berdasarkan pencatatan Badan Pusat Statistik (BPS), subsektor peternakan berhasil mencetak rekor pertumbuhan sebesar 11,84%.

Lonjakan ini tidak lepas dari akumulasi tingginya permintaan daging ayam ras dan telur untuk momen Idulfitri yang beriringan dengan suplai program MBG.

Meski data statistik tampak menjanjikan, realita di lapangan justru direspons dengan lebih hati-hati oleh para pelaku usaha. Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN), Sugeng Wahyudi, mengonfirmasi bahwa program pemerintah tersebut memang memberikan suntikan permintaan.

Namun, melansir keterangannya kepada CNBC Indonesia pada Kamis (7/5/2025/2026), Sugeng menyebut kontribusi serapan MBG sejauh ini tidak lebih dari 5%.

Kabar baiknya, intervensi permintaan ini cukup ampuh sebagai penahan anjloknya harga pasca-lebaran. Saat ini, harga ayam hidup di tingkat peternak relatif stabil di kisaran Rp17.000 per kilogram. “Fluktuasi harga tidak ekstrem.