Serangan Udara Israel 7 Juli 2025: Gempuran ke Pelabuhan Houthi dan Balasan Rudal

Serangan Udara Israel 7 Juli 2025: Gempuran ke Pelabuhan Houthi dan Balasan Rudal/(ilustrasi/@pixabay)

INTERNASIONAL, FAKTANASIONAL.NET – Israel melancarkan gelombang serangan udara pada Senin dini hari, 7 Juli 2025, menargetkan sejumlah pelabuhan dan fasilitas strategis di wilayah Yaman yang dikuasai pemberontak Houthi.

Aksi ini merupakan respons langsung terhadap serangan terhadap kapal pengangkut curah berbendera Liberia, Magic Seas, yang meledak dan terbakar di Laut Merah sehari sebelumnya.

Israel menegaskan tujuan serangan adalah mencegah aliran senjata dari Iran yang masuk melalui pelabuhan Hodeida, Ras Isa, dan Salif.

Tak berselang lama, juru bicara militer Houthi, Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengumumkan peluncuran rudal balistik ke wilayah Israel sebagai aksi balasan.

Israel mengklaim berhasil mencegat sebagian besar rudal, namun laporan tidak menyebutkan apakah ada materiil yang rusak atau korban jiwa. Sementara itu, Houthi belum memberikan detail kerusakan akibat serangan udara Israel.

Sejumlah pakar menyoroti kemungkinan Amerika Serikat dan sekutu Barat kembali terlibat secara langsung, mirip respons pemerintahan Donald Trump sebelumnya.