Langkah pertama untuk mengatasi pesimisme adalah dengan menyadari dan mengidentifikasi pikiran-pikiran negatif yang muncul secara otomatis. Ketika sebuah pikiran buruk melintas, jangan langsung menerimanya sebagai kebenaran.
Ambil jeda sejenak dan tantang pikiran tersebut. Tanyakan pada diri sendiri, “Apakah pikiran ini 100% benar?” atau “Adakah cara pandang lain yang lebih positif atau realistis?” Proses ini membantu mematahkan siklus pemikiran negatif yang sudah menjadi kebiasaan.
Untuk melawan kecenderungan melihat hal buruk, latihlah diri untuk fokus pada hal-hal baik melalui rasa syukur. Cobalah untuk menulis tiga hal yang Anda syukuri setiap hari, sekecil apa pun itu. Selain itu, alihkan fokus dari masalah ke solusi. Ketika dihadapkan pada tantangan, pecah masalah tersebut menjadi langkah-langkah kecil yang lebih mudah dikelola. Berfokus pada tindakan konkret yang bisa Anda lakukan akan memberikan rasa kontrol dan mengurangi perasaan tidak berdaya.[dit]











