JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Partai Murba (Musyawarah Rakyat Banyak – Indonesian Proletariat Party), yang dikenal sebagai partai besutan tokoh kemerdekaan Tan Malaka, kini resmi dipimpin oleh purnawirawan Polri, Irjen Pol (Purn) Dr. Muhammad Amhar Azeth.
Mantan Dubes RI untuk Rumania dan Moldova itu dikukuhkan sebagai Pjs Ketua Umum Partai Murba pada Sabtu (6/9/2025) oleh Ketua Umum sebelumnya, Dr. Hadidjojo Nitimihardjo MSc.
Amhar Azeth menyatakan kesiapannya membawa Partai Murba tampil di Pemilu 2029 dengan memperjuangkan pemikiran Tan Malaka yang berpihak pada rakyat kecil.
“Saya menerima amanat ini dengan ikhlas. Saya akan berkerja keras agar Partai Murba ikut Pemilu 2029 dan membumikan pemikiran Tan Malaka yang pro Wong Cilik,” kata Mantan Direktur Interpol Polri ini dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (8/9/2025).
Amhar Azeth sendiri bukan sosok yang kaleng-kaleng. Ia adalah seorang polisi, politikus dan diplomat Indonesia.
Dalam karier kepolisian, dia adalah mantan Wakapolda Jateng, pernah sebagai Direktur Reserse Polda Jatim. Ia juga pernah menjadi Dansat Brimob Polda Aceh, Staf Ahli Sosial Ekonomi Kapolri, dan saat ini masih menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Forum Bhayangkara Indonesia.
Amhar Azeth adalah sosok yang menolak SP3 atau penghentian penyidikan Kasus Lampindo, kemudian akhirnya dicopot dan 12 tahun terkunci jadi Kombes.
Ia juga dikenal sebagai perwira dengan banyak pengalaman internasional, termasuk penugasan di Bosnia, Namibia, Kamboja, serta mengikuti pendidikan di FBI Amerika Serikat. Ia merupakan satu-satunya anggota Polri yang paling banyak melakukan penugasan di luar negeri.
Sebelum menjadi Ketua Umum DPP Partai Murba, Wong Kito Galo ini adalah Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Amhar menegaskan bahwa Partai Murba tidak hanya berorientasi nasional, tetapi juga menjalin kerja sama dengan jaringan partai sosialis dan sosial demokrat dunia yang berpusat di Paris.
“Partai Murba bukan partai nasional tapi internasional. Kita akan bergabung dengan 142 aliansi partai sosialis dan Sosial Demokrat yang berpusat di Paris,” kata Amhar Azeth.
Dengan langkah tersebut, ia berharap Murba kembali menjadi kekuatan politik relevan sekaligus meneruskan warisan perjuangan Tan Malaka.
“Saya mungkin segera silaturahmi dengan Presiden Rumania yg saya kenal. Alirannyo Sosdem,” kata lulusan Akpol 83, kawan satu kamar Menko Polkam Budi Gunawan ini.
Partai Murba sendiri telah merampungkan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pada Agustus 2025. Komposisi kepengurusan DPP Partai Murba terdiri dari Dewan Pendiri, Dewan Pembina, dan Dewan Pengurus.
Dalam susunan Dewan Pendiri terdapat sejumlah tokoh besar yakni Tan Malaka, Adam Malik, Chairul Saleh, Sukarni Kartodiwirjo, Maruto Nitimiharjo, Sutan Dawanis, Muhammad Yamin, Syamsuddin Chan, SK Trimurti, Rasuna Said, Syamsu Harya Udaya, Yahya Malik Nasution, Djamaluddin Tamin dan Evert Langkay.
Sementara di jajaran Dewan Pembina yang diketuai Dr Hadidjojo Nitimihardjo Msc, Wakil Ketua Rikrik Rizkiyana SH MH, terdapat politisi senior Ben Ibratama Tanur atau Ben Tanur, sekaligus menjabat Sekretaris Dewan Pembina.











