FAKTANASIONAL.NET – Pada awal Agustus 2026, sebuah operasi penyelamatan di Mount Beerwah, Queensland, Australia, berubah menjadi kisah yang luar biasa. Seorang pria berusia 20-an mengalami kecelakaan ketika berada di lereng gunung.
Ia jatuh di medan berbatu dan mengalami cedera pada pergelangan kaki. Masalahnya bukan hanya luka tersebut. Ia berada di bagian gunung yang sangat curam sehingga tidak mampu turun sendiri.
Dikutip dari ABC News, yang membuat kisah ini unik adalah tim penyelamat akhirnya harus bermalam bersama korban di tebing. Mereka tidak dapat langsung mengevakuasinya melalui udara karena kondisi sudah gelap dan medan terlalu berbahaya.
Siapa yang terlibat?
Korban adalah seorang pendaki pria berusia 20-an. Tim penyelamat melibatkan personel Queensland Fire and Rescue, termasuk petugas penyelamatan medan ekstrem, serta kemudian kru LifeFlight. Tim harus membawa pertolongan pertama, air dan perlengkapan lain ke lokasi korban.
Kapan dan di mana?
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Mount Beerwah, salah satu bagian dari Glass House Mountains di Queensland, Australia. Gunung tersebut memiliki ketinggian sekitar 556 meter, dengan sejumlah bagian berupa batuan curam yang sulit dilewati.
Petugas menggunakan drone untuk menemukan korban. Lokasinya berada tidak jauh dari puncak, tetapi jalur menuju ke sana sangat sulit.
Mengapa penyelamatan menjadi begitu sulit?







