Pemprov DKI Bidik Jakarta Lebih Nyaman Lewat APBD 2026

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno/Diskominfotik.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan jawaban atas pandangan umum legislatif terkait Raperda APBD Tahun Anggaran 2026 dan perubahan badan hukum PAM Jaya menjadi Perseroan Terbatas Air Minum Jaya (Perseroda), dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (8/9/2025).

Rano menegaskan, APBD 2026 diarahkan untuk mendukung sejumlah program strategis, di antaranya ketahanan pangan, penanganan stunting, peningkatan kualitas pendidikan, pengelolaan transportasi publik, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), serta penanggulangan banjir.

Dalam bidang pangan, Pemprov DKI mengembangkan urban farming melalui 100 kampung mandiri berbasis RW, memanfaatkan platform digital untuk distribusi, hingga melanjutkan contract farming dengan berbagai daerah sejak 2022.

Sementara itu, penanganan stunting dilakukan lewat program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita, ibu hamil KEK, dan anak bergizi buruk berbasis data by name by address.

Di sektor pendidikan, Pemprov berkomitmen meningkatkan mutu dan akses melalui teknologi pembelajaran, perbaikan sarana, serta peningkatan kualitas tenaga pengajar.