“Rata-rata pengguna tidak akan terpengaruh oleh kebijakan ini,” ujar perwakilan WhatsApp kepada TechCrunch, Rabu (22/10/2025). Pembatasan ini lebih difokuskan pada individu atau bisnis yang mengirim pesan massal.
Uji Coba di India
Awalnya, WhatsApp dirancang hanya untuk komunikasi antar kontak pribadi. Namun, perkembangan fitur seperti grup, komunitas, dan pesan bisnis membuat pengguna kini menerima lebih banyak pesan dari orang tak dikenal.
Uji coba fitur pembatasan ini akan segera diberlakukan di sejumlah negara dalam beberapa minggu mendatang. India, sebagai salahasi satu pasar terbesar WhatsApp dengan lebih dari 500 juta pengguna, disebut akan menjadi negara pertama yang mendapatkan pembaruan ini.
Langkah ini melengkapi fitur anti-spam sebelumnya, seperti pembatasan pesan pemasaran bisnis dan opsi berhenti berlangganan dari pesan promosi yang telah diperkenalkan perusahaan.[dit]











