FAKTANASIONAL.NET – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat komitmen nasional dalam pengembangan sumber daya manusia digital melalui kerja sama strategis dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mencetak 113.000 talenta kecerdasan artifisial (AI) melalui inisiatif AI Center of Excellence (AI CoE), khususnya melalui pilar AI Campus.
Sinergi tersebut diresmikan dalam kegiatan Digistar Connect: Building 113.000 Next Generation AI Talents for Indonesia’s Future yang digelar di Kampus UMY. Acara dihadiri oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Rektor UMY Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc, serta Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Bonifasius Wahyu Pudjianto.
Kolaborasi antara Telkom dan UMY dipandang sebagai bagian dari strategi nasional memperkuat ekosistem AI dalam negeri melalui pengembangan riset, peningkatan kompetensi, dan pembentukan talenta tingkat lanjut yang mampu menciptakan teknologi AI secara mandiri.
“Indonesia membutuhkan lebih banyak talenta digital yang memahami teknologi AI. Kerja sama antara Telkom dan UMY ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam membangun kemandirian teknologi nasional,” ujar Dian Siswarini dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (24/10/2025).
AI Center of Excellence yang digagas Telkom terdiri atas empat pilar utama:
1. AI Campus, wadah kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam memperkuat kurikulum serta kompetensi mahasiswa;
2. AI Playground, laboratorium eksplorasi dan pengujian model AI;
3. AI Connect, forum berbagi praktik terbaik antara pelaku industri dan peneliti; dan
4. AI Hub, pusat pembuktian nilai (proof of concept) yang telah melahirkan lebih dari 50 inovasi solusi industri.
Kolaborasi dengan UMY menjadi implementasi nyata dari pilar AI Campus, yang menghubungkan dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri berbasis teknologi mutakhir.
“AI CoE ini selaras dengan rencana UMY membuka program studi baru di bidang AI. Melalui sinergi ini, kami optimistis dapat mencetak 113 ribu talenta digital unggul yang mampu bersaing di tingkat global,” tambah Dian.
Sementara itu, Rektor UMY Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc menegaskan bahwa pengembangan AI Campus menjadi langkah strategis bagi perguruan tinggi Muhammadiyah. Menurutnya, integrasi riset, kurikulum, dan praktik industri akan mendorong munculnya lebih banyak inovasi dan produk AI karya mahasiswa Muhammadiyah di seluruh Indonesia.
“Program AI Campus harus diimplementasikan secara nasional agar semakin banyak penelitian dan produk AI yang lahir dari perguruan tinggi Muhammadiyah,” ujarnya.











