Sarjito Ungkap Ambisi Baru Indonesia, Harga Nikel Tak Lagi Ditentukan Negara Lain

Sarjito Ungkap Ambisi Baru Indonesia, Harga Nikel Tak Lagi Ditentukan Negara Lain/Pixabay

FAKTANASIONAL.NET – Indonesia sebagai salah satu produsen nikel terbesar di dunia dinilai perlu memiliki instrumen sendiri untuk memperkuat posisi dalam menentukan harga komoditas strategis.

Gagasan tersebut kembali ditegaskan Sarjito setelah resmi mengucapkan sumpah jabatan sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pengucapan sumpah jabatan Sarjito berlangsung di gedung Mahkamah Agung (MA).

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya keberadaan bursa komoditas yang mampu menjadi rujukan transaksi sekaligus memperkuat kendali Indonesia terhadap perdagangan komoditas strategis.

Dikutip dari CNBC Indonesia, Sarjito menyampaikan pandangannya saat ditemui di gedung MA, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

“Kita mestinya confident untuk membangun bursa sendiri, sehingga di dalam banyak kesempatan juga isu mengenai transfer pricing, under-invoicing, baik- harga dan volume bisa kita kontrol dengan baik,” ujarnya.

Menurut Sarjito, transaksi yang berlangsung melalui bursa komoditas nantinya tidak hanya berkaitan dengan aktivitas perdagangan. Harga dan transaksi di bursa juga berpotensi menjadi referensi yang memengaruhi perekonomian nasional.