Mengapa Target 8% Prabowo Penting? Menkeu Ungkap Kunci Atasi Stagnasi Ekonomi

Gaya Ceplas-Ceplos Menkeu Purbaya Dibandingkan dengan Gus Dur dan Rizal Ramli/(instagram )

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi ambisius di angka 8 persen, sebuah lompatan signifikan dari rata-rata 5 persen selama satu dekade terakhir. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, target yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto ini krusial untuk memecahkan masalah struktural ekonomi Indonesia.

Menurut Purbaya, pertumbuhan 5 persen terbukti gagal menciptakan lapangan kerja formal yang layak. Ia menjelaskan bahwa laju pertumbuhan ekonomi potensial Indonesia, atau batas maksimal pertumbuhan tanpa memicu inflasi, sebenarnya jauh di atas 5 persen. Pertumbuhan yang stagnan di level tersebut dinilai tidak berkualitas dalam menyerap angkatan kerja.

Kegagalan Pertumbuhan 5 Persen Serap Tenaga Kerja

Purbaya menyoroti fenomena turunnya angka pengangguran yang tidak diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan. Dalam paparannya di acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia (28/10/2025), ia menjelaskan bahwa tenaga kerja baru justru terserap ke sektor informal, yang tidak memiliki jaminan masa depan.