Sistem Penganggaran Otomatis SPPG
Untuk menjamin kelancaran program, BGN merancang sistem virtual account otomatis untuk setiap SPPG. Sebanyak 85% dari anggaran akan dialokasikan untuk membeli bahan baku, sementara sisanya untuk upah pekerja SPPG. Dengan sistem ini, mitra SPPG tidak perlu mengajukan proposal bulanan, karena rekening mereka akan diisi otomatis hingga batas Rp500 juta. Hal ini dilakukan agar operasional SPPG dapat berjalan lancar tanpa hambatan, bahkan saat kementerian lain belum bisa mencairkan anggaran.[dit]











