Bantuan seberat 40 ton ini berhasil dimobilisasi berkat dukungan kolaborasi multipihak, atau dikenal sebagai pentahelix. Pihak-pihak yang terlibat antara lain Kemenko Perekonomian, GAPMMI, API, APRINDO, Astra, dan Yayasan Matauli, serta sejumlah lembaga usaha lain yang bertindak sebagai donatur dan stakeholder.
Fokus Distribusi dan Pemulihan
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, menyatakan bahwa bantuan logistik tersebut akan segera dimobilisasi ke tiga wilayah di Sumatera yang paling parah terdampak bencana (wilayah mana: tiga wilayah terdampak bencana). Prioritas utama adalah membantu pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat, sekaligus memperlancar seluruh upaya pemulihan pascakejadian bencana di area tersebut. [dit]











