Inisiatif pembentukan InfraNexia adalah bagian krusial dari strategi TLKM 30 untuk mempercepat pembangunan ekosistem konektivitas digital yang merata di Indonesia. Setelah fase pertama spin-off, InfraNexia akan mengelola lebih dari 50% total infrastruktur jaringan fiber Telkom, mencakup segmen access, aggregation, dan backbone. Hal ini menegaskan komitmen Telkom dalam mendukung kebijakan nasional untuk efisiensi dan kontribusi maksimal bagi negara.
Menciptakan Nilai Tambah yang Optimal
InfraNexia diproyeksikan menjadi penggerak pertumbuhan baru yang akan mengoptimalkan aset infrastruktur dan meningkatkan kualitas layanan digital. Dengan fokus yang lebih tajam pada pengembangan bisnis fiber, entitas baru ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi biaya operasional dan investasi. InfraNexia juga membuka peluang besar untuk network sharing dan kemitraan strategis, yang pada akhirnya akan menciptakan nilai tambah optimal bagi seluruh pemangku kepentingan di tengah potensi pasar yang luas.[dit]
