Banyak pihak secara sukarela membangun dapur mandiri, sehingga pemerintah tidak perlu menanggung biaya infrastruktur dari nol. Biaya per porsi pun dapat ditekan hingga angka Rp15 ribu.
Program ini merupakan amanat langsung Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan tidak ada anak Indonesia yang terlewat, termasuk mereka yang berada di pondok pesantren maupun anak jalanan.
Meskipun masif, BGN menegaskan bahwa pemberian makan gratis untuk lansia dan disabilitas tetap menjadi domain penuh Kementerian Sosial, bukan BGN.[dit]











