Melalui Rilis Akhir Tahun 2025, ia menuntut perubahan budaya kerja yang lebih proaktif dan transparan agar keadilan dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Dalam arahannya, Jenderal Listyo Sigit juga meminta anggotanya untuk tidak “baper” atau antikritik saat menerima teguran dari warga. Kritik dipandang sebagai bahan evaluasi penting untuk memperbaiki kinerja kepolisian yang belum sempurna.
Permintaan maaf pun disampaikan secara terbuka atas segala kekurangan pelayanan selama satu tahun terakhir.[dit]











