Harga Minyak Global Lesu di Awal 2026: Dampak Geopolitik dan Pasokan Melimpah

Produksi minyak AS mencetak rekor baru sebesar 13,93 juta barel per hari di tengah penurunan tajam harga minyak Brent dan WTI pada penutupan Kuartal II-2026./(Ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Pasar minyak dunia mengawali tahun 2026 dengan tren pelemahan. Harga minyak mentah jenis Brent dan WTI mencatatkan penurunan tipis di hari pertama perdagangan karena kekhawatiran pelaku pasar terhadap kondisi suplai yang berlebih.

Meskipun tensi politik di berbagai belahan dunia memanas, para investor tampaknya lebih fokus pada kecukupan stok global.

Ketegangan antara Rusia dan Ukraina masih berlanjut dengan saling tuduh terkait serangan di awal tahun.

Di sisi lain, pemerintahan Donald Trump memperketat tekanan pada sektor minyak Venezuela melalui sanksi terhadap perusahaan tanker.

Exit mobile version