JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Dalam peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memberikan pidato yang cukup berbeda dari biasanya.
Alih-alih hanya membahas strategi politik praktis, ia justru menonjolkan empati terhadap bencana alam dan isu perubahan iklim, dilansir pada 12 Januari 2026.
Sikap ini dinilai oleh banyak kader muda sebagai bentuk kenegarawanan yang melihat jauh ke depan demi kepentingan generasi mendatang dan kelestarian alam Indonesia.
Megawati menekankan pentingnya kearifan lokal Jawa, Memayu Hayuning Bawana, yang berarti memperindah keindahan dunia.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa menjaga keseimbangan alam adalah tanggung jawab moral setiap warga negara, termasuk para pembuat kebijakan.
