Konsolidasi PDIP Sukabumi, Ono Surono Instruksikan Kader Jabar Langsung Bergerak Bantu Korban Longsor KBB

“Wanoja artinya perempuan yang hebat dan mapan. Mereka mewakili semangat perempuan Jawa Barat untuk hadir di tengah-tengah masyarakat,” tambahnya.

Buktinya nyata dari kesiapan struktur partai ini terlihat dari respons cepat terhadap bencana tanah longsor yang baru saja menimpa Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sebelum memulai sambutannya, Ono Surono mengajak ratusan hadirin untuk mendoakan para korban longsor KBB.

Ia menegaskan bahwa setelah acara di Sukabumi selesai, jajaran DPD PDI Perjuangan Jabar akan langsung meluncur ke lokasi bencana.

“Saya beserta teman-teman DPD nanti siang langsung ke KBB karena ada pengungsian sebanyak 141 orang di aula desa setempat. Mereka tentunya mengharapkan bantuan dari masyarakat, khususnya dari PDI Perjuangan,” kata Ono.

Langkah cepat ini sejalan dengan instruksi Hasto Kristiyanto yang menyebutkan bahwa Ibu Megawati Soekarnoputri telah menugaskan Baguna (Badan Penanggulangan Bencana) untuk siap sedia jauh sebelum bencana terjadi berdasarkan informasi dari BMKG.

“Ibu Mega menyampaikan pesan bahwa kebenaran pasti akan menang melalui perisai moral Satyam Eva Jayate. Kepercayaan rakyat ini harus dijawab dengan turun ke bawah, mendengarkan mereka, menyatu bersama mereka. Hadirnya klinik ini dan gerakan relawan di Jabar adalah bagian dari penyelamatan rakyat secara progresif,” tutup Hasto.

Acara yang berlangsung di Jalan Tipar Gede ini dihadiri ratusan kader DPC Kota dan Kabupaten Sukabumi, serta jajaran pimpinan partai seperti Sekretaris DPD Banten Wanto Sugito, Ketua DPC Kota Sukabumi Iwan Adhar Ridwan, dan Ketua DPC Kabupaten Sukabumi Paoji Nurjaman. Sinergi pusat dan daerah ini membuktikan bahwa PDI Perjuangan tetap kokoh berdiri dengan menjadikan rakyat sebagai satu-satunya kekuatan.

Exit mobile version