Strategi "Bring Barrels Home": Pertamina Amankan 1 Juta Barel dari Aljazair
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - PT Pertamina (Persero) mengawali tahun 2026 dengan pencapaian gemilang melalui pengapalan perdana minyak mentah dari Aljazair. Dilansir pada 1 Febuari 2026, sebanyak 1 juta barel minyak mentah berhasil dibawa pulang ke T…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - PT Pertamina (Persero) mengawali tahun 2026 dengan pencapaian gemilang melalui pengapalan perdana minyak mentah dari Aljazair.
Dilansir pada 1 Febuari 2026, sebanyak 1 juta barel minyak mentah berhasil dibawa pulang ke Tanah Air, menandai keberhasilan strategi "Bring Barrels Home".
Langkah ini bukan sekadar aktivitas dagang biasa, melainkan hasil konkret dari perpanjangan Production Sharing Contract (PSC) di Blok 405A yang menjamin operasional Pertamina hingga 25 tahun ke depan di Afrika Utara.
Keberhasilan ini merupakan buah kolaborasi apik di internal grup Pertamina. Produksi yang dilakukan oleh Pertamina Internasional EP (PIEP) sebagai Subholding Upstream di luar negeri, kini dialirkan langsung untuk memenuhi kebutuhan domestik.
Setibanya di Indonesia, kargo raksasa ini diserahkan kepada Kilang Pertamina Internasional (KPI) untuk diolah menjadi bahan bakar berkualitas bagi masyarakat luas.
Sinergi lintas sektor ini membuktikan bahwa integrasi hulu ke hilir adalah kunci kedaulatan energi.
Hubungan erat antara Pertamina dan Sonatrach di Blok Menzel Lejmat (MLN) telah berkembang pesat sejak ekspansi 2014. Hingga Januari 2026, catatan produksi stabil di angka 14.100 BOPD.
Dengan kepastian hukum jangka panjang, Pertamina memiliki pondasi kuat untuk terus mengoptimalkan aset migas mancanegara.
Keberhasilan pengapalan ini diharapkan menjadi katalisator bagi pasokan energi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan di masa depan.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.