Terima Kunjungan PM Australia, Prabowo Usulkan Mobilitas SDM dan Pendidikan

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan PM Australia Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2/2026)/Dok. BPMI Setpres.

FAKTANASIONAL.NET – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menargetkan peningkatan mobilitas tenaga profesional Indonesia ke Australia melalui perluasan kerja sama pengakuan sertifikasi profesi atau mutual recognition agreements (MRA).

Langkah ini dinilai strategis untuk membuka lebih banyak peluang kerja bagi sumber daya manusia Indonesia di pasar global.

Gagasan tersebut disampaikan Prabowo dalam pernyataan bersama dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 6 Februari 2026.

Dalam kesempatan itu, kedua pemimpin menegaskan komitmen memperkuat kemitraan Indonesia–Australia di berbagai sektor.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki potensi besar tenaga profesional yang kompeten dan siap bersaing di tingkat internasional. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia mendorong perluasan MRA agar sertifikasi profesi tenaga kerja nasional dapat diakui secara lebih luas di Australia.

Prabowo menilai, perluasan pengakuan sertifikasi profesi akan memberikan ruang kontribusi yang lebih besar bagi tenaga profesional Indonesia terhadap perekonomian Australia, sekaligus meningkatkan daya saing SDM Indonesia di kawasan Indo-Pasifik.

“Untuk itu, saya mengusulkan perluasan mutual recognition agreements bagi sertifikasi profesi, sehingga para profesional Indonesia dapat berkontribusi lebih banyak bagi perekonomian Australia,” ujar Prabowo.

Selain isu ketenagakerjaan, pertemuan bilateral tersebut juga membahas penguatan kerja sama di bidang pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia jangka panjang.

Presiden Prabowo mengundang Australia untuk turut mendukung peningkatan kualitas sistem pendidikan Indonesia.

Exit mobile version