Fakta Nasional

Ketegasan OJK: Denda Rp542 Miliar untuk Pembersih Pasar Modal

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan taringnya dalam menjaga integritas pasar saham Indonesia. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, lembaga pengawas ini telah menjatuhkan sanksi denda mencapai Rp542,49 miliar. Lan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 10 February 2026 📖 1 menit
Ketegasan OJK: Denda Rp542 Miliar untuk Pembersih Pasar Modal
Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta. OJK terus memperketat pengawasan perilaku pelaku usaha jasa keuangan dan memberantas kejahatan finansial digital melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC)./scsht net.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan taringnya dalam menjaga integritas pasar saham Indonesia.

Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, lembaga pengawas ini telah menjatuhkan sanksi denda mencapai Rp542,49 miliar.

Langkah drastis ini diambil demi melindungi investor dari tangan-tangan jahat yang kerap memanipulasi harga saham di Bursa Efek Indonesia, dilansir pada 10 Febuari 2026.

Fakta mengejutkan terungkap bahwa hampir separuh dari total denda tersebut menyasar 151 pelaku manipulasi perdagangan. Modus klasik seperti pump and dump, wash sales, hingga perdagangan yang diatur (pre-arrange trade) menjadi fokus utama penindakan.

OJK tidak hanya memberikan sanksi finansial, tetapi juga melakukan pencabutan izin bagi entitas yang terbukti melanggar kode etik dan regulasi substantif.

Integritas adalah mata uang utama dalam pasar modal. Dengan menyeret kasus seperti manipulasi saham PT Sriwahana Aditya Tbk (SWAT) ke ranah pidana, OJK mengirimkan pesan kuat bahwa pasar saham bukan tempat untuk bermain curang.

Pengawasan ketat terhadap emiten dan perusahaan sekuritas diharapkan mampu meningkatkan kredibilitas Indonesia di mata investor domestik maupun internasional dalam jangka panjang.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK