JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Indonesia bersiap memberikan penjelasan komprehensif terkait kondisi ekonomi nasional pada Jumat, 13 Februari 2026.
Langkah ini merupakan tindak lanjut atas rilis outlook negatif dari lembaga pemeringkat Moody’s. Melalui forum “Indonesia Economic Outlook”, pemerintah akan membedah strategi ketahanan fiskal dan proyeksi pertumbuhan ekonomi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa meski ada catatan dari Moody’s, peringkat kredit Indonesia secara umum masih berada pada level investment grade. Dukungan dari lembaga internasional lain seperti Fitch dan S&P menunjukkan bahwa fondasi ekonomi dalam negeri tetap kokoh.
