Deklarator DBPI, Djusman H Umar, yang juga menjabat Ketua Harian Federasi BUMN Bersatu, menyatakan pembentukan DBPI merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan produktivitas pelabuhan sebagai aset nasional.
Ia menegaskan DBPI hadir sebagai ruang perlindungan, dialog, dan peningkatan kapasitas bagi pekerja pelabuhan, sekaligus memastikan kontribusi buruh terhadap ketahanan rantai pasok nasional tetap terjaga secara profesional dan berlandaskan komitmen kebangsaan.
Dengan deklarasi ini, DBPI resmi berdiri sebagai wadah kolektif buruh pelabuhan se-Nusantara, dengan komitmen memperkuat ekosistem logistik nasional dan mendukung agenda pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Maju 2045.[Zul]
