Pertamina–GAPULIMGI Bangun Ekosistem Nasional Minyak Jelantah untuk Energi Hijau

Kolaborasi Pertamina–GAPULIMGI dorong partisipasi masyarakat dan UMKM dalam rantai pasok Used Cooking Oil sebagai bahan baku energi hijau/Dok Pertamina.

FAKTANASIONAL.NET – Pertamina bersama GAPULIMGI (Gabungan Pengusaha Limbah Minyak Goreng Indonesia) memperkuat sinergi strategis untuk membangun ekosistem nasional pengelolaan minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO) yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kolaborasi ini bertujuan menjadikan masyarakat sebagai elemen utama dalam rantai pasok bahan baku energi hijau, khususnya untuk mendukung pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF).

Ketua GAPULIMGI, Tommy Lim, menegaskan bahwa kemitraan dengan Pertamina menjadi langkah penting dalam mempercepat pembentukan sistem pengelolaan UCO yang terstruktur, transparan, dan memiliki standar nasional. Kerja sama ini diyakini mampu memperkuat rantai distribusi sekaligus menciptakan kepastian pasar bagi pengumpul, pelaku UMKM, dan masyarakat luas.

Menurut Tommy, partisipasi masyarakat memegang peran sentral dalam keberhasilan ekosistem UCO. Lebih dari 60 persen konsumsi minyak goreng nasional berasal dari rumah tangga dan sektor UMKM, sehingga potensi terbesar minyak jelantah justru berada di tingkat akar rumput. Tanpa keterlibatan aktif masyarakat, rantai pasok UCO dinilai tidak akan berjalan optimal.

Selain memastikan ketersediaan pasokan yang stabil, pengelolaan UCO yang terorganisir juga mampu menekan praktik ilegal, seperti daur ulang minyak jelantah menjadi minyak konsumsi. Langkah ini sekaligus mendukung target energi berkelanjutan dan transisi menuju bahan bakar ramah lingkungan.

Untuk meningkatkan partisipasi publik, GAPULIMGI berperan sebagai pusat edukasi dan advokasi. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari penyusunan materi edukasi yang mudah dipahami, pelatihan teknis, kampanye publik, hingga kolaborasi dengan sekolah, komunitas, pemerintah daerah, serta pelaku usaha.