“Dewan Agama Islam Singapura, (jadwal) Imsakiyah Ramadan 1447 H di Singapura. Ramadan ke-1, 19 Februari 2026, imsak: 5.48, Subuh: 5.58, Zuhur: 1.20, Asar: 4.35, Magrib: 7.22, Isya: 8.31,” demikian kutipan jadwal yang diunggah MUIS.
Dengan ketetapan ini, maka umat Islam di Singapura akan melaksanakan salat tarawih pertama pada Rabu malam, 18 Februari 2026.
Metode Penentuan: Hisab dan Rukyat
Penetapan awal Ramadan di berbagai negara, termasuk Singapura, umumnya menggunakan dua metode utama:
-
Metode Hisab: Perhitungan numerik-matematik posisi geometris benda langit untuk menentukan waktu di muka bumi tanpa verifikasi faktual di lapangan.
-
Metode Rukyat: Pengamatan langsung terhadap hilal. Jika hilal terlihat pada hari pengamatan (17 Februari), maka puasa dimulai 18 Februari. Namun, jika tidak terlihat karena faktor cuaca atau jarak sudut, maka puasa dimulai 19 Februari.
Secara teknis, hilal baru dapat dilihat dengan mata telanjang jika memiliki jarak sudut minimal 7 derajat dari Matahari. Mengingat keterbatasan pandangan manusia dan faktor cuaca, penggunaan alat optik seperti teleskop menjadi standar untuk meningkatkan akurasi dalam proses rukyat ini.
Baca Juga: Awal Puasa 2026 Berpotensi Beda: Antara Hilal Lokal dan Global, Pilih yang Mana?
(Jes)











