Yayasan Sakuranesia Fasilitasi Kerjasama Teknologi Pembayaran Digital Indonesia dengan Alliex Vietnam

"Yayasan Sakuranesia fasilitasi PT Tasi Venture dan Alliex Vietnam dalam penerapan Teknologi Pembayaran Digital Indonesia guna tingkatkan transparansi keuangan UMKM."
Yayasan Sakuranesia fasilitasi PT Tasi Venture dan Alliex Vietnam dalam penerapan Teknologi Pembayaran Digital Indonesia guna tingkatkan transparansi keuangan UMKM. (Dok. Ist)

FAKTANASIONAL.NET, INTERNASIONAL – Yayasan Sakuranesia memfasilitasi pertemuan strategis antara PT Tasi Venture Indonesia dan Alliex Vietnam Joint Stock Company untuk menjajaki peluang penerapan Teknologi Pembayaran Digital Indonesia.

Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung transparansi serta efisiensi sistem transaksi keuangan, khususnya bagi pelaku usaha di tanah air.

Pertemuan tersebut berlangsung di kantor pusat Alliex Vietnam yang berlokasi di Keangnam Hanoi Landmark Tower, Hanoi, Vietnam.

Kolaborasi lintas negara ini diharapkan mampu memperluas adopsi teknologi digital guna mendukung transformasi ekonomi pada sektor produktif di Indonesia.

Baca Juga: Bank Kalbar Dorong Transaksi Digital, Pasang 16 Ribu Merchant QRIS dengan Perputaran Hingga Rp18,7 Miliar

Mendorong UMKM Menjadi Lebih Bankable

Setya Warsukianto, perwakilan dari PT Tasi Venture Indonesia, menjelaskan bahwa teknologi yang dikembangkan oleh Alliex Vietnam memiliki keunggulan pada integrasi sistem yang komprehensif.

Sistem ini dilengkapi dengan fitur pemantauan secara real-time serta pelaporan yang akurat bagi para penggunanya.

“Teknologi ini memungkinkan pelaku usaha, khususnya UMKM, memiliki sistem pencatatan transaksi yang terintegrasi dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan laporan keuangan yang lebih transparan dan bankable, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk mengakses pembiayaan formal dan meningkatkan kapasitas usahanya,” ujar Setya dalam keterangan persnya.

Selain untuk pelaku usaha, teknologi dengan kemampuan monitoring transaksi ini dinilai strategis dalam mendukung berbagai program nasional.

Hal ini mencakup penguatan ekosistem distribusi bantuan pemerintah agar lebih tepat sasaran, serta penguatan sistem keuangan bagi pekerja migran Indonesia.

Exit mobile version