Para pedagang mengakui bahwa momen ini merupakan puncak penjualan tahunan dengan volume transaksi yang meningkat drastis.
Bagi masyarakat Aceh, Meugang bukan sekadar urusan belanja daging. Ini adalah tradisi sakral untuk mempererat tali silaturahmi. Memasak daging bersama dan menikmatinya di rumah merupakan simbol kebersamaan menyambut bulan suci Ramadan.
Tradisi ini telah turun-temurun dijalankan sebagai bentuk rasa syukur dan persiapan spiritual maupun fisik sebelum menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.[dit]











