Program TJLS Pertamina NRE Hadirkan Lampu Tenaga Surya untuk Nelayan Pesisir

Program TJSL Pertamina NRE terangi kapal nelayan dengan PLTS, dorong kesejahteraan masyarakat pesisir dan dukung Net Zero Emission 2060/Dok Pertamina

Pengalaman serupa dirasakan Kiki Mulyana, nelayan kecil yang telah satu dekade menggantungkan hidup dari laut. Sebelumnya, ia bergantung pada aki yang mudah rusak akibat air dan memerlukan biaya penggantian cukup besar. Dengan sistem tenaga surya, kebutuhan biaya listrik kapal berkurang drastis.

Menurutnya, cahaya yang dihasilkan PLTS lebih luas dan membantu proses seleksi ikan, sekaligus meningkatkan keamanan navigasi, terutama di jalur sungai sempit yang rawan kecelakaan. Bahkan, lampu tersebut juga dimanfaatkan di darat untuk memperbaiki jaring dan perlengkapan melaut.

Bagi masyarakat pesisir yang minim akses penerangan, kehadiran PLTS tidak hanya meningkatkan keselamatan kerja, tetapi juga membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga. Energi surya menjadi alternatif yang ramah lingkungan sekaligus ekonomis.

Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE, Rizki Vistiari, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi masyarakat pesisir. Ia menyampaikan bahwa transisi energi harus hadir hingga tingkat akar rumput dan mampu meningkatkan kesejahteraan.

Program ini sekaligus mencerminkan komitmen Pertamina dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Transformasi perusahaan dijalankan dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG), sehingga keberlanjutan bisnis berjalan selaras dengan kepentingan sosial dan lingkungan.[mut]