FAKTANASIONAL.NET – Insiden kecelakaan di perlintasan sebidang kembali melumpuhkan urat nadi transportasi kereta api.
Kali ini, sebuah truk menabrak rangkaian Commuter Line Basoetta No. 806 di JPL 21, petak jalan antara Stasiun Rawa Buaya dan Stasiun Batuceper pada Jumat (20/2/2026).
Peristiwa ini mengakibatkan kereta keluar jalur dan kerusakan serius pada infrastruktur pendukung.
Hingga pukul 09.13 WIB, petugas gabungan dari KAI Commuter dan KAI Daop 1 Jakarta masih berjibaku di lokasi kejadian. Fokus utama petugas adalah mengevakuasi rangkaian kereta menggunakan sarana penolong serta memperbaiki jaringan listrik yang rusak akibat benturan tersebut.
Baca Juga: Pemprov DKI Terima 3.922 Sertifikat Hak Pakai Tanah Aset dari ATR/BPN Bernilai Rp102 Triliun
“Selain itu, petugas gabungan melakukan perbaikan prasarana, yakni listrik aliran atas (LAA), yang turut berdampak pada kejadian ini,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda.
Kecelakaan ini memaksa KAI Commuter melakukan langkah drastis dengan membatalkan 12 perjalanan dan merekayasa 11 perjalanan lainnya guna menekan keterlambatan yang kian meluas.
Berikut adalah rincian rekayasa pola operasi yang diberlakukan:
-
Lintas Tangerang: 8 perjalanan dipotong hanya sampai Stasiun Rawa Buaya, dan 1 perjalanan hanya sampai Stasiun Tanah Tinggi.
-
Commuter Line Basoetta: 2 perjalanan dipangkas hanya sampai Stasiun Batuceper sebelum kembali menuju Bandara Soekarno-Hatta.
-
Pembatalan: Total 6 perjalanan KA Bandara dan 6 perjalanan lintas Tangerang dibatalkan sepenuhnya.
Pihak manajemen menyayangkan kecelakaan ini karena sangat merugikan ribuan pengguna jasa yang bergantung pada ketepatan waktu kereta api.











