Dengan menggandeng Polda Metro Jaya, unit usaha yang terbukti melakukan pelanggaran akan langsung disegel.
Amran bahkan membeli sendiri dua kemasan MinyaKita sebagai barang bukti otentik untuk menelusuri sumber kemacetan distribusi yang memicu kenaikan harga tidak wajar ini.
Sangat ironis jika Indonesia sebagai produsen sawit terbesar dunia—menyumbang 58% produksi global—mengalami kelangkaan minyak goreng di dalam negeri. Secara fundamental, pasokan CPO nasional sangat melimpah dengan nilai ekspor yang mencapai US$ 24,42 miliar sepanjang 2025.
Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas harga agar kekuatan produksi nasional bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama saat kebutuhan meningkat di bulan Ramadan.[dit]











