Tahun 2026 Jadi Batas Akhir Pembangunan SPPG Baru

Kepala BGN, Dadan Hindayana saat menghadiri peresmian SPPG Persis sekaligus penandatanganan nota kesepahaman antara PP Persis dan BGN/Dok. Ist.

FAKTANASIONAL.NET — Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya dalam memperluas kolaborasi strategis guna mempercepat implementasi Program Makan Bergizi (MBG). Salah satu mitra yang berperan pada fase awal pelaksanaan program ini adalah Persatuan Islam (Persis).

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa Persis telah menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sejak awal peluncurannya pada 6 Januari 2025. Salah satu kontribusi nyata organisasi tersebut adalah pembangunan dan pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Persis di Garut.

“Persis merupakan salah satu penyokong Program Makan Bergizi Gratis sejak 6 Januari 2025. Salah satu contohnya adalah SPPG Persis di Garut. Persis ini adalah pejuang Merah Putih bagi Indonesia,” ujar Dadan saat menghadiri peresmian SPPG Persis sekaligus penandatanganan nota kesepahaman antara PP Persis dan BGN, Senin (23/2).

Apresiasi terhadap Kualitas SPPG Persis

Dalam kesempatan tersebut, Dadan mengapresiasi kualitas pembangunan dan tata kelola SPPG yang dibangun oleh Persis. Menurutnya, standar fasilitas, manajemen operasional, serta kesiapan layanan yang ditunjukkan SPPG Persis layak dijadikan rujukan bagi mitra lainnya.

BGN menilai bahwa keberhasilan pembangunan SPPG bukan hanya soal penyediaan infrastruktur fisik, tetapi juga menyangkut sistem pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan. Oleh karena itu, contoh yang telah dilakukan Persis dinilai dapat menjadi model praktik baik (best practice) dalam pengembangan SPPG di daerah lain.

Kolaborasi semacam ini dianggap mempercepat pencapaian target nasional Program Makan Bergizi sekaligus memastikan kualitas layanan tetap terjaga.

Kesempatan Pembangunan Hingga 2026

Exit mobile version