Fakta Nasional

PDIP Minta Kejujuran Pemerintah bahwa Proyek MBG Memakan Dana Pendidikan Rp233 Triliun

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - PDI Perjuangan meminta pemerintah jujur saja mengakui, bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) memakan anggaran pendidikan hingga Rp223 Triliun di 2026. Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Bonnie…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 26 February 2026 📖 2 menit
PDIP Minta Kejujuran Pemerintah bahwa Proyek MBG Memakan Dana Pendidikan Rp233 Triliun

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - PDI Perjuangan meminta pemerintah jujur saja mengakui, bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) memakan anggaran pendidikan hingga Rp223 Triliun di 2026.

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Bonnie Triyana, angkat bicara meluruskan polemik sumber pendanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bonnie mengingatkan pemerintah agar jujur kepada publik bahwa dana program tersebut memang mengambil porsi anggaran pendidikan, serta menyuarakan kekhawatiran dampaknya terhadap nasib fasilitas sekolah dan kesejahteraan guru.

Ia menegaskan, langkah PDIP membuka data ini ke publik murni untuk mendudukkan perkara sesuai fakta hukum yang tertuang dalam dokumen resmi negara, yakni Undang-Undang APBN dan Peraturan Presiden tentang Rincian APBN.

"Kita ingin memastikan bahwa publik mendapatkan informasi yang akurat, tidak simpang siur. Apalagi ada kesan seolah-olah anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis ini muncul dari sebuah 'keajaiban' efisiensi tanpa menyentuh anggaran sektor penting lainnya," tegas Bonnie dalam konferensi pers di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PDIP MY Esti Wijayati, Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDIP, Denny Cagur dan Wasekjen DPP PDIP bidang Komunikasi Adian Napitupulu.

Bonnie yang juga Kepala Badan Sejarah PDIP itu menyebut, aturan yang ada secara eksplisit menunjukkan bahwa anggaran triliunan rupiah untuk MBG tersebut merupakan bagian dari alokasi anggaran pendidikan.

Ia mengingatkan semua pihak agar tidak menciptakan kebohongan publik.

"PDI Perjuangan melalui kami yang bertugas di DPR RI memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk mengawal agar fungsi anggaran ini benar-benar sesuai peruntukannya, dan jujur dalam penyampaiannya kepada rakyat. Jangan sampai ada narasi yang mengaburkan fakta hukum yang sudah tertuang dalam lembaran negara," ungkap Bonnie yang juga sejarahwan itu.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDIP, Denny Cagur menyoroti kekhawatiran yang mulai meresap di tengah masyarakat terkait penggunaan dana pendidikan untuk program MBG.

Denny menyebut, fakta bahwa dana tersebut diambil dari anggaran pendidikan telah memicu kecemasan, terutama di kalangan orang tua murid dan tenaga pendidik yang sehari-hari berhadapan dengan realitas infrastruktur sekolah yang masih butuh banyak perbaikan.

"Sebagai bagian dari anggota DPR yang juga terjun langsung ke masyarakat, saya sering mendengar kegelisahan di bawah," ungkap Denny.

Dia menambahkan, masyarakat kini mempertanyakan jaminan dari pemerintah terkait nasib kualitas pendidikan ke depannya.

"Masyarakat bertanya-tanya, apakah dengan adanya program Makan Bergizi Gratis ini, anggaran untuk kualitas pendidikan, sarana prasarana sekolah, atau kesejahteraan guru akan terganggu?" tutur Denny menyuarakan aspirasi warga.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK