Menaker menyebutkan bahwa langkah ini memerlukan konsultasi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan ke publik.
BACA JUGA: Ojol Matikan Aplikasi Serentak, Jakarta Diminta Siapkan Transportasi Alternatif
Perbedaan model bisnis ojol yang bersifat kemitraan menuntut regulasi yang fleksibel namun tetap adil bagi pengemudi full-time maupun part-time.
Kebijakan BHR ini diharapkan dapat menjaga daya beli para pekerja di sektor gig economy di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang lebaran.
Pemerintah pun mengapresiasi langkah aplikator yang bersedia meningkatkan alokasi bonus bagi para mitranya tahun ini.[dit]











