FAKTANASIONAL.NET – Menteri Perdagangan Budi Santoso, atau yang akrab disapa Busan, tengah bergerak cepat merespons lonjakan harga plastik di pasar domestik.
Kenaikan ini merupakan dampak langsung dari eskalasi militer di Asia Barat yang memicu penutupan Selat Hormuz sejak Februari lalu.
Akibatnya, pasokan nafta sebagai bahan baku utama plastik terhambat. Namun, Mendag memberikan sinyal positif bahwa harga plastik diharapkan segera mereda seiring dengan masuknya pasokan dari jalur alternatif.
Dalam keterangannya di JIExpo Jakarta, Kamis, 16 April 2026, Busan memastikan bahwa industri manufaktur nasional tetap berdenyut. Indonesia telah mengamankan sumber bahan baku alternatif dari India, Afrika, hingga Amerika Serikat.











