FAKTANASIONAL.NET– Universitas Cenderawasih (Uncen) resmi meluncurkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif pada Jumat (27/2).
Langkah ini menjadi tonggak sejarah sebagai pendidikan dokter spesialis pertama yang diselenggarakan di Tanah Papua guna memangkas kesenjangan tenaga medis di wilayah timur Indonesia.
Pembukaan prodi ini merupakan bagian dari program akselerasi nasional Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Melalui Sistem Kesehatan Akademik (SKA), pemerintah menargetkan pembukaan spesialis di 11 provinsi yang selama ini belum memiliki fasilitas pendidikan medis tingkat lanjut.
Rasio Kritis: 28 Dokter untuk 40 Rumah Sakit
Data terbaru menunjukkan krisis tenaga medis di Papua berada pada level yang mengkhawatirkan.
Saat ini, hanya tersedia 28 dokter spesialis anestesi untuk melayani lebih dari 40 rumah sakit yang tersebar di empat provinsi di Tanah Papua.
Kekurangan ini berdampak langsung pada pelayanan publik, di mana banyak tindakan operasi di berbagai RSUD terpaksa tertunda.
Rektor Uncen, Oscar Oswald O. Wambrauw, menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah mengisi kekosongan tenaga ahli di rumah sakit yang paling membutuhkan.











