FAKTANASIONAL.NET – Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik kritis setelah rangkaian serangan udara masif yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Operasi militer yang menyasar titik-titik vital di Lebanon dan Iran, termasuk gedung Majelis Ahli di Qom, telah menelan lebih dari 800 korban jiwa.
Situasi ini memicu kekhawatiran global akan terjadinya perang terbuka yang tidak berkesudahan di kawasan tersebut, dilansir pada 4 Maret 2026.
BACA JUGA: Wafatnya Ayatullah Ali Khamenei Mengusik Rasa Kemanusiaan, Megawati Kirim Surat ke Iran
Iran tidak tinggal diam dengan meluncurkan serangan balasan selama empat malam berturut-turut. Laporan terbaru menunjukkan target-target strategis AS di Dubai dan pelabuhan Fujairah, Uni Emirat Arab, mulai terdampak.











