Fakta Nasional

Karhutla dan Cuaca Ekstrem Melanda Sejumlah Wilayah, BNPB Perketat Monitoring

FAKTANASIONAL.NET – Indonesia tengah menghadapi tantangan ganda bencana alam di penghujung dasarian pertama Maret 2026. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan rentetan kejadian mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kepu…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 12 March 2026 📖 2 menit
Karhutla dan Cuaca Ekstrem Melanda Sejumlah Wilayah, BNPB Perketat Monitoring
) -->

FAKTANASIONAL.NET – Indonesia tengah menghadapi tantangan ganda bencana alam di penghujung dasarian pertama Maret 2026.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan rentetan kejadian mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kepulauan Riau dan Aceh, hingga terjangan angin kencang dan banjir di Pulau Jawa dan Kalimantan.

Karhutla di Bintan dan Aceh Barat
Di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, lahan seluas 25 hektar hangus terbakar sejak Minggu (8/3) hingga Senin (9/3).

Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Teluk Sebong dan Gunung Kijang.

Meski api telah padam, BPBD setempat masih melakukan pemantauan intensif guna mencegah munculnya titik api baru.

Kejadian serupa melanda Kabupaten Aceh Barat pada Senin (9/3) pagi.

Lahan seluas 2 hektar di Kecamatan Samatiga terbakar, yang memaksa Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama TNI/Polri melakukan penyekatan api agar tidak merembet ke pemukiman.

Rentetan Angin Kencang di Jawa Timur dan Jawa Barat

Provinsi Jawa Timur, yang saat ini berada dalam status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, melaporkan tiga kejadian angin kencang dalam waktu berdekatan:

  • Kediri: 5 unit rumah di Desa Kepung rusak ringan.
  • Mojokerto: 6 KK terdampak di Desa Sidorejo, dengan rincian 4 rumah rusak ringan dan 2 rusak sedang.
  • Jombang: 7 unit rumah di Desa Ngumpul mengalami kerusakan ringan.
Sementara itu, di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, cuaca ekstrem pada Selasa (10/3) mengakibatkan satu rumah rusak berat dan 11 lainnya rusak ringan.

Sebanyak 55 jiwa terdampak, dan satu keluarga terpaksa mengungsi.

Banjir di Kabupaten Banjar
Hujan intensitas tinggi di Kalimantan Selatan menyebabkan banjir di Desa Alalak Padang, Kabupaten Banjar.

Sebanyak 32 unit rumah dan dua fasilitas daerah terendam air, berdampak pada 61 jiwa.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Banjar masih memprioritaskan evakuasi dan penyaluran bantuan logistik.

Arahan dan Imbauan BNPB Menyikapi eskalasi bencana ini, BNPB menekankan pentingnya kesiapsiagaan kolektif.

Melalui rilis resminya, BNPB menyampaikan arahan tegas kepada pemerintah daerah dan warga.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Masyarakat diharapkan memantau perkembangan informasi cuaca dari instansi berwenang, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta segera melaporkan apabila ditemukan titik api maupun potensi bahaya di lingkungan sekitar.

Pihak BNPB juga mendorong BPBD di tiap daerah untuk memperkuat mitigasi dini.

BNPB juga mendorong pemerintah daerah melalui BPBD setempat untuk memperkuat kesiapsiagaan, melakukan mitigasi dini, serta memastikan penanganan darurat dan bantuan bagi masyarakat terdampak dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Saat ini, status siaga darurat di Jawa Timur dan Jawa Barat masih berlaku hingga akhir April dan Mei 2026, menuntut koordinasi antarlembaga yang tetap optimal guna mengantisipasi bencana susulan.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK