Efek Perang Timur Tengah, BI Tahan Suku Bunga di Level 4,75 Persen

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (15/7/2026) pagi bergerak menguat ke level Rp18.070 per dolar AS menyusul meningkatnya ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga bank sentral AS./Foto : Istimewa

Konflik antara Israel, Iran, dan Amerika Serikat diprediksi akan menekan pertumbuhan ekonomi global hingga melambat ke angka 3,1 persen.

Selain itu, kenaikan defisit fiskal Amerika Serikat untuk membiayai perang turut melambungkan yield US Treasury, yang pada gilirannya menekan pasar keuangan negara berkembang.

BI menegaskan akan terus memantau dinamika ini untuk memastikan stabilitas moneter dalam negeri tetap terjaga.[dit]