Secara nasional, pemerintah membidik target ambisius yakni perbaikan 400.000 unit rumah tidak layak huni. Di Humbahas sendiri, sebanyak 457 rumah warga dipastikan mendapatkan bantuan renovasi agar lebih higienis dan layak.
Selain meninjau fisik bangunan, Tito menekankan bahwa kunci sukses program ini adalah budaya gotong royong warga. Untuk mempermudah masyarakat, pemerintah telah menghapus berbagai beban biaya seperti retribusi PBG, BPHTB, hingga PPN bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Hal ini dilakukan agar warga tidak terbebani secara finansial saat berupaya memperbaiki kualitas hidup mereka melalui hunian yang lebih baik.[dit]











