Jaga Kepercayaan Publik, Badan Gizi Nasional Perketat Sidak dan Standarisasi Program Makan Bergizi Gratis

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG)/net.

FAKTANASIONAL.NET – Badan Gizi Nasional (BGN) mulai mengambil langkah tegas dalam mengawal keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Melalui serangkaian inspeksi mendadak (sidak) di berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), BGN memastikan bahwa standar operasional prosedur (SOP) dan higienitas layanan tetap menjadi prioritas utama demi memenuhi ekspektasi masyarakat yang kian tinggi.

Langkah preventif ini diambil menyusul temuan di lapangan yang menunjukkan adanya unit pelayanan yang belum memenuhi standar kelayakan.

Evaluasi Total demi Kualitas Menu

Direktur Research Institute of Socio-Economic Development (RISED), Fajar Rahmadi, mengungkapkan bahwa berdasarkan riset terbaru di Jawa Tengah, dukungan terhadap program MBG sangat masif di berbagai lapisan ekonomi.

Data menunjukkan dukungan sebesar 85% dari keluarga berpendapatan rendah, dan tetap kuat di angka 60% bahkan pada kelompok pengeluaran Rp5-10 juta.

Namun, Fajar mengingatkan bahwa dukungan ini harus dibayar dengan kualitas layanan yang konsisten.

“Dukungan dari masyarakat sudah mulai timbul sehingga yang perlu dilakukan selanjutnya adalah menjaga dan meningkatkan ekspektasi masyarakat terhadap program MBG. Saya yakin pelaksanaan MBG saat ini belum maksimal. Ketepatan pengantaran, kualitas menu, jenis menu yang diberikan perlu ada evaluasi, sehingga apa yang masyarakat dapatkan sesuai dengan standarnya,” ujar Fajar dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (26/3/2026).

Ia juga mendukung penuh ketegasan BGN dalam memberikan sanksi bagi mitra yang lalai. Menurutnya, standarisasi cara kerja adalah “harga mati” yang tidak bisa ditawar.