-
Uang Tunai: 78 ribu dolar Singapura (setara lebih dari Rp1 miliar).
-
Kendaraan: Satu unit mobil.
Penyidikan juga menetapkan tersangka baru pada 26 Februari 2026, yakni Budiman Bayu Prasojo yang menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC.
Bayu ditangkap langsung di kantor pusat DJBC dan telah resmi ditahan di Rutan KPK.
Jejaring Suap di Direktorat P2 Bea Cukai
Kasus ini merupakan rentetan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 4 Februari 2026.
Hingga saat ini, KPK telah menetapkan total enam tersangka awal yang melibatkan pejabat teras Bea Cukai dan pihak swasta, di antaranya:
-
Rizal (Direktur P2 DJBC periode 2024–Januari 2026).
-
Sisprian Subiaksono (Kasubdit Intelijen P2 DJBC).
-
Orlando Hamonangan (Kasi Intelijen DJBC).
-
John Field (Pemilik Blueray), serta dua staf operasionalnya, Andri dan Dedy Kurniawan.
Fokus pemeriksaan terhadap para pengusaha rokok kali ini diduga kuat berkaitan dengan aliran dana dan kemudahan izin ekspor-impor barang yang berada di bawah pengawasan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC.
