Fakta Nasional

Kejutan Pilpres 2029: Mengapa Nama Pramono Anung Lebih Unggul dari Gibran dan AHY?

FAKTANASIONAL.NET - Menjelang peta politik 2029, spekulasi mengenai pendamping Prabowo Subianto mulai menghangat. Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, memberikan analisis mengejutkan pada Sabtu, 4 April 2026. Ia menyarankan agar Prabowo tida…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 04 April 2026 📖 1 menit
Kejutan Pilpres 2029: Mengapa Nama Pramono Anung Lebih Unggul dari Gibran dan AHY?
Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta. (Dok. Instagram/@pramonoanungw)

FAKTANASIONAL.NET - Menjelang peta politik 2029, spekulasi mengenai pendamping Prabowo Subianto mulai menghangat. Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, memberikan analisis mengejutkan pada Sabtu, 4 April 2026.

Ia menyarankan agar Prabowo tidak lagi melirik Gibran Rakabuming Raka atau Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk periode kedua, melainkan mempertimbangkan tokoh senior PDIP, Pramono Anung.

Erizal menilai duet Prabowo-Pramono memiliki harmoni yang lebih kuat dan "enak didengar" secara politik. Alasan utamanya adalah rekam jejak Pramono yang dikenal sebagai tokoh penghubung antar-faksi besar.

Ia diterima dengan baik oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memiliki kedekatan khusus dengan Joko Widodo, dan merupakan kader loyal di bawah naungan Megawati Soekarnoputri.

Kemampuan Pramono untuk bergerak di berbagai rezim menjadi nilai jual tinggi. Saat SBY berkuasa, ia menjadi komunikator utama, begitu pula saat era Jokowi. Kini, di masa pemerintahan Prabowo, ia memegang peran krusial sebagai penyambung lidah antara Megawati dan Presiden.

Fleksibilitas inilah yang dianggap mampu menciptakan stabilitas politik yang lebih solid dibandingkan nama-nama populer lainnya.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK