FAKTANASIONAL.NET – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2025 (unaudited) kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Penyerahan ini menandai dimulainya proses audit menyeluruh terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBN tahun pertama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam keterangannya pada Jumat, 3 April 2026, Purbaya menegaskan bahwa LKPP 2025 adalah cerminan akuntabilitas pemerintah dalam mengelola keuangan negara.
Meskipun situasi ekonomi global penuh tekanan, APBN 2025 diklaim berhasil menjadi penyangga ekonomi (shock absorber) dengan defisit yang terkendali di angka 2,81 persen terhadap PDB. Realisasi pendapatan negara mencapai Rp2.765,2 triliun, sementara belanja negara menyentuh Rp3.434,7 triliun untuk mendukung program prioritas rakyat.










