Indonesia-Slowakia Perkuat Aliansi Strategis: Nuklir dan AI Jadi Fokus Utama Kolaborasi

/Dok. kemendiktisaintek

FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi mempererat hubungan bilateral dengan Republik Slowakia.

Fokus utama kerja sama ini diarahkan pada penguatan riset dan pendidikan tinggi di sektor teknologi tinggi, khususnya energi nuklir untuk wilayah luar Jawa-Bali serta pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (2/4) antara Wakil Menteri Diktisaintek, Stella Christie, dan Duta Besar Slowakia, H.E. Tomas Ferko, menandai babak baru kolaborasi institusional yang mencakup bidang energi terbarukan, bioteknologi, hingga keamanan siber.

Nuklir sebagai Solusi Ketimpangan Energi

Dalam diskusi tersebut, Wamen Stella Christie menekankan pentingnya adopsi teknologi nuklir guna merealisasikan target kemandirian energi nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.

Baca Juga: Pasca Demo ASN Komisi X DPR Desak Evaluasi Transparan di Kemendiktisaintek

Nuklir dinilai sebagai kunci untuk mengatasi tantangan distribusi listrik di wilayah terpencil.

“Di Indonesia, dalam hal energi kita sebenarnya mengalami kelebihan pasokan di jaringan Jawa dan Bali. Namun, kita juga mengalami kekurangan pasokan di banyak wilayah lainnya. Salah satu yang paling potensial adalah energi nuklir, yang kehadirannya sangat penting bagi wilayah di luar sistem kelistrikan Jawa-Bali,” tegas Wamen Stella.

Untuk mendukung visi tersebut, Indonesia membuka pintu bagi skema beasiswa spesialisasi nuklir dan bidang unggulan lainnya yang dikembangkan oleh institusi di Slowakia.

Exit mobile version