Rupiah Tembus Rekor Terlemah Rp17.105, Bank Indonesia Siapkan Intervensi di Seluruh Lini

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (15/7/2026) pagi bergerak menguat ke level Rp18.070 per dolar AS menyusul meningkatnya ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga bank sentral AS./Foto : Istimewa

Sisi Positif Kenaikan Harga Komoditas

Meskipun rupiah berada di bawah tekanan hebat akibat eskalasi konflik di Timur Tengah, Destry melihat adanya peluang penyeimbang bagi fundamental ekonomi Indonesia.

Sebagai negara pengekspor komoditas, Indonesia berpotensi mendapatkan berkah dari kenaikan harga energi dan pangan dunia.

“Dampak konflik Timur Tengah bersifat dua arah, di mana kenaikan harga komoditas dan posisi Indonesia sebagai negara ekspotir dapat memberikan efek positif bagi perekonomian kita, sehingga dapat mengimbangi tekanan terhadap nilai tukar akibat eskalasi tersebut,” pungkasnya.

Catatan Sejarah Baru

Pada penutupan perdagangan Selasa, rupiah tercatat melemah 70 poin atau 0,41 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Situasi ini menempatkan nilai tukar rupiah di posisi terlemahnya sejak Indonesia merdeka.

Para analis kini menyoroti bagaimana efektivitas instrumen intervensi BI dan durasi konflik global akan menentukan pergerakan rupiah dalam beberapa pekan ke depan, mengingat tekanan eksternal masih menjadi faktor dominan bagi pasar keuangan domestik.